Model Communication Public Relations Balai Pelestarian Kebudayaan Regions XVIII
Model Komunikasi Public Relations Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVIII
Keywords:
Grunig and Hunt, Public Relations Communication Model, Cultural Preservation CenterAbstract
This study analyzes the public relations communication model of Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Regional Office XVIII in cultural preservation. Using a qualitative approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving BPK personnel responsible for cultural dissemination. The findings show that BPK Regional Office XVIII applies communication through the dissemination of official and educational information, management of reports from caretakers, communities, and government agencies, and the creation of dialogic spaces with cultural actors in program planning and implementation. In the protection domain, communication includes receiving complaints, conducting field verification, and publishing case-handling results. In the development and utilization domains, communication is implemented through festivals, exhibitions, mobile cinemas, and facilitated cultural works as media for spreading cultural messages across regions. In the guidance domain, communities are encouraged to formulate ideas and cultural works with technical assistance. Overall, the study concludes that BPK Regional Office XVIII has developed a more open and responsive communication model, although strategic decision-making remains institutionally centered.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makssar: CV. Syakir Media Press
Atsar, A. (2017). Perlindungan Hukum Terhadap Pengetahuan Dan Ekspresi Budaya Tradisional Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Ditinjau Dari Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan Dan Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Law Reform, 13(2), 284. Doi: https://doi.org/10.14710/lr.v13i2.16162
Batoa, H., Mardin, Nelvi, Y., Wunawarsih, I. A., Mustopa, A. J., & Yora, M. (2024). Penyuluhan dan komunikasi pertanian. Purbalingga: Eureka Media Aksara
Butterick, K. (2012). Pengantar Public Relations: Teori dan Praktik. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
Destyfitriana, I. (2024). Penggunaan media dalam diseminasi nilai-nilai budaya (Studi kasus pada Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam diseminasi nilai-nilai Sumbu Filosofi pada tahun 2022–2023) (Skripsi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia). Retrieved from https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/237333
Grunig, J. E., & Hunt, T. (1984). Managing public relations. New York: Holt, Rinehart and Winston
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2020). Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Retrieved from https://ppkd.kemenbud.go.id/
Kriyantono, R. (2017). Teori Public Relations Perspektif Barat dan Lokal: Aplikasi penelitian dan praktik. Jakarta: Salemba Humanika
Maulidia, R. (2020). Peran Humas Pemerintah Sebagai Sarana Komunikasi Publik (Studi pada Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Bogor). Ejournal Gunadarma, 14(7), 9-17. https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/ugjournal/article/view/4957.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Morrisan. (2020). MANAJEMENT PUBLIC RELATIONS: Strategi Menjadi Humas Profesional. Jakarta. Prenadamedia Group
Nababan, S. (2020). Model Komunikasi Humas dalam Literasi Media Sosial (Studi Kasus Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika). Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi Dan Komunikasi, 4(1), 1-15. Doi: https://doi.org/https://doi.org/10.56873/jimik.v4i1.88
Noventari, W., & Pratama, A. Y. (2019). Analisis strategi kebudayaan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dalam rangka memperkokoh bingkai integrasi nasional. Jurnal Ilmiah Hukum, 13(1), 1-14
Pratiwi, D. E., & Wihardi, D. (2018). Publikasi kegiatan pemerintah Kabupaten Karawang melalui Instagram. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Pantarei, 2(3), 1–8. Retrieved from https://jom.fikom.budiluhur.ac.id/index.php/Pantarei/article/view/306
Putra, I. G. N. (2014). Overview terhadap humas dan konsep teknik kehumasan. Dalam Teknik hubungan masyarakat (Modul 1, pp. 1–36). Jakarta, Indonesia: Universitas Terbuka. Retrieved from https://repository.ut.ac.id/4511/2/SKOM4332-M1.pdf
Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Jakarta, Indonesia
Republik Indonesia. (2010). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Jakarta, Indonesia
Romadhan, M. I., Rohimah, A., & Pradana, B. C. S. A. (2019). Implementasi Model Public Relations Dalam Mensosialisasikan Budaya Lokal Kepada Generasi Millenial Di Sumenep. Jurnal Metakom, 3(2), 97–108
Ruslan, R. (2017). Manajemen public relations dan media komunikasi: Konsepsi dan aplikasi (Edisi revisi). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Sesa, Y. (2021). Pengaruh nilai-nilai budaya terhadap kinerja Badan Usaha Milik Lembang (BUMLem) melalui orientasi kewirausahaan di Kabupaten Toraja Utara (Master's Thesis), Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia). Retrieved from https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10571/2/A042191041_tesis_01-11-2021%201-2.pdf
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Syarianah, S. (2017). Monitoring Kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Pada Balai Penelitian Dan Pengembangan Budidaya Air Payautahun 2010-2015. Jurnal Pari, 2(1), 7. Doi: https://doi.org/10.15578/jp.v2i1.3242
Yulinar, R., & Boediman, E. P. (2022). Peran Public Relations Vinski Regenerative Centre Dalam Mempertahankan Reputasi Melalui Program “ Celltech Stemcell Centre .” Jurnal Pantarei, 6(1), 1-9. https://jom.fikom.budiluhur.ac.id/index.php/Pantarei/article/view/814. Diakses pada tanggal 28 Agustus 2025
View My Stats